Rabu, 05 Juli 2017

Kangeeen...

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Hai haii adakah yang masih berkunjung? Di tengah perjalanan, ga sengaja ke-klik link blog sendiri. Dan yaa.. Baca dua postingan teratas serasa tertampar, aaah ternyata diriku pernah nulis hal ini (postingan mudik). Jadii kangen nulis lagi. Berhubung ada resensi yang belum nongol disini yuk mari posting saja yaa...
Yang follow instagram pasti dah baca kaan? 😉

🌸🌸🌸Dakwah Kece di era kekinian 🌸🌸🌸

"Namun dakwah itu bukan hanya tentang apa ya g disampaikan, tapi juga tentang bagaimana menyampaikan dan siapa menyampaikan. Disini letak dimana kita harus lebih banyak berbenah. Para penyampai ide-ide kufur saat ini lebih memahami tentang bagaimana menyampaikan dan siapa menyampaikan. Mereka membayar illustrator dan visualis terbaik untuk mendesain materi dan provokasi dengan grafis, dan motion yang memanjakan mata, konseptual dan serius. Lalu menggunakan public figure, artis dan tokoh-tokoh sebagai pengeras suara mereka. Menjadikan kekufuran sebagai gaya hidup, menjadi kewajaran, untuk ditiru semua kalangan." halaman 13.

"Mereka melakukan semuanya dengan terencana, rapi dan enak dilihat. Mereka melakukan pembodohan dengan ide kufur secara serius. Coba sekali lagi ulangi dalam hati. Lihat mereka, ide-ide mereka penuh keburukan namun mereka sangat serius memperindah apa yang mereka dakwahkan walau salah. Mereka berinvestasi dengan uang dan tenaga dan tim yang serius. Dakwah mereka salah, namun mereka sungguh-sungguh." halaman 15

"Coba, sekali lagi ulangi di dalam hati. Lihat kita, ide-ide kita penuh kebaikan, namun kita belum mengantarkannya dengan baik sehingga manusia tak menginginkannya. Untuk dakwah seadanya, padahal kita yakin tak ada yang lebih tinggi dari Islam. Dakwah ini mulia kita lah yang belum bersungguh-sungguh." halaman 17

Pengennya seluruh isi buku ditumpahin disini.. Makjleb jleb jleb banget gitu 😭😭😭..

Secara penampakan, buku ini eye catching sekaliiii 😍😍😍.. Visualisasi nya keceee badaii, tapi isinya nohoook buat yang sedang, mau & akan istiqomah dalam jalan dakwah. Kamu, saya dan mereka butuuh baca buku ini.

Ada banyak sisi positif yang bisa diambil dari keberadaan buku yang didominasi warna putih- biru - pink. Alur pembahasan dimulai dengan dakwah itu mulia, selanjutnya bahasan apa yang disampaikan, siapa yang menyampaikan, bagaimana (tata cara, konsep, metode & uslub dalam dakwah), mengapa dakwah visual, Medan dakwah dan dunia berubah.
Buat saya pribadi bab 9-11 nendang banget, pembahasannya kekinian (jangan bosen dengan istilah ini yak, belum nemu yang pas ✌). Tiga bab favorit ini dibahas secara rinci, dilengkapi dengan infografis yang berkaitan dengan analisa segmentasi objek dakwah dengan kondisi terkini (lebih tergambar lihat foto-foto dibawah ya 😉).

Bagian akhir ada catatan mb benefiko alias Emeralda Noor achmi, berkisah pengalaman pribadi saat sebelum & sesudah hijrah serta pengalamannya memanfaatkan keahlian sebagai anak visual 😎😎😎 . Hasil karya duet Ust. Felix & mb benefiko bertebaran di jagad Maya & nyata baik berupa banner2 kece, buku-buku dengan visual kece macam yuk berhijab, sudah putusin aja, rahmatan Lil alamiin, khilafah remake, termasuk buku art of dakwah ini 😍😎.

Udah lihat foto2 dibawah?? Gimana, kepoo atau kepoo aneeet?? Cuss hubungi olshop buku terdekat 😀😁😁😁😁..

"Ini nih yang dulu seharusnya saya baca. Andai dulu udah dapet pemahaman Islam seperti ini, mungkin hidup saya lebih cepat menuju ke jalan yang benar." (mb benefiko, halaman 146)

Judul buku : Art of Dakwah
Penulis : Felix Y. Siauw , visual Emeralda Noor Achmi
Penerbit : Al-Fatih Press
Halaman : 160 halaman
Cetakan : 1, Maret 2017

#resensiMei30