Minggu, 13 Mei 2012

Marketing Plus

Alhamdulillah sore ini sejuk sekali, suasana habis hujan memang segar dan romantis;)..

Postingan kali ini menunaikan janji di postingan Grow with character. Ya foto disebelah adalah penampakan dari buku saku Marketing Plus 1-5 seri buku marketing pertama karya Pak Hermawan Kartajaya. buku marketing plus yang kedua 1/3 isi dan sampulnya lepas dan saat sya mau foto belum ketemu(ketlisut ). 

Sore ini sedang membaca kembali isi buku Marketing Plus 3. Ciri khas Pak Hermawan dengan gaya story telling nya bikin sya jatuh cinta pada pandangan kedua.. Iya karena setelah membaca ulang untuk yang kedua kalinya ternyata bikin ketagihan..

Kali ini judul kisah "Birokrat swasta" membuat sya mengganggukkan kepala karena seringkali menemui hal ini dalam kehidupan. 

Dengan memiliki jiwa "entrepreneur", seorang manager diharapkan tidak akan berubah menjadi 'birokrat swasta', sebab intrepreneur dapa melihat segala sesuatunya dari 'kacamata bisnis' yang lebih luas walaupun tetep bekerja pada satu perusahaan. 
Jiwa entreprenuer seringkali tidak berhasil langsung disalurkan di usaha karya sendiri, namun diasah melalui pengabdian sebagai karyawan di perusahaan orang dengan berbai alasan (bisanya keterbatasan modal;)). Istilah kerennya "mengkayakan perusahaan orang lain". Klo bahasan di buku memang terkait dengan posisi manager, hal ini menginspirasi sya untuk berfikir sebagai karyawan yang berjiwa entreprenuer. Pastinya akan lain kinerja nya dengan karyawan dengan mental/jiwa "karyawan" sja. 

ini posisi terjejer rapi di lemari buku..;)
Karyawan dengan jiwa entrepreneur akan lebih mengoptimalkan kinerjanya karena inilah kesempatan untuk memahami bisnis secara langsung namun tetap dibayar.  Kebijakan-kebijakan perusahaan akan dicermati dengan kacamata bisnis, prosedural yang ada tidak mentah-mentah diterima, inovasi dan kreatifasi dalam rangka meningkatkan kinerja/pelayanan selalu muncul sebagai aktualisasi ke-entrepreneur-annya. Ketika ada ketidaksesuaian antara aturan dengan penerapan maka argumentasi cerdas lah yang muncul dalam kritik membangun, bukan NYINYIR

Bagaimana menurutmu sahabat??

Weekend dalam semangat menulis..;) Yay!


 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih untuk jejaknya.. ^___^