Kamis, 21 Juni 2012

Muhammad Al-Fatih 1453

Assalamu'alaikum wr. wb..

Alhamdulillah sudah tuntas baca buku Muhammad Al Fatih 1453(selanjutnya cukup disebut Maf 1453 aja ya). Tak lebih dari 10 jam waktu yang dibutuhkan untuk menamatkan buku ini. Sya membacanya saat perjalanan ke luar kota dan sungguh adrenalin sangat terpacu untuk melahap bab per bab nya..

Buku yang sarat hikmah dan membuat sya banyak merenung. Sampai untuk mereview pun berulangkali berfikir.. Maf 1453 dituturkan dengan ringan, mengalir namun dalam maknanya. Buku setebal 318 halaman ini akan menggugah fikiran kita tentang "konsekuensi keimanan". Makjleb ke lubuk hati terdalam. 



Kisah penaklukan Konstantinopel secara rinci dan gamblang diulas oleh Ust. Felix Siauw tentunya didukung dengan kekayaan referensi. Penjabaran sejelas-jelasnya tentang gambaran kepribadian Muhammad Al Fatih atau Sultan Mehmed II  dan keyakinannya terhadap bisyarah Rasulullah begitu menginspirasi. Sebuah panduan nyata untuk membentuk generasi Rabbani dengan kualitas mumpuni.   

"Sungguh, Konstantinopel akan ditaklukkan oleh kalian. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang menaklukkannya".(HR Ahmad)

Membaca buku ini, bagi sya serasa ditampar berkali-kali dengan gambaran kehidupan seorang muslim diantaranya :

1. Betapa seorang muslim punya semangat yang tak pernah padam dengan keyakinan kepada Rabbnya, tak ada impian  yang tidak mungkin. Niat, usaha keras, konsistensi pada perbaikan dan tawakkal adalah kunci dari teraihnya impian. Semua ini tentunya akan selalu terjaga jika kedekatan terhadap Allah SWT juga senantiasa terjalin melalui ibadah-ibadah maghdah(langsung)..

2. Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain " ( HR. Bukhari ). Ini tamparan keras, saat merenungi seperempat abad usia sya, sejauh mana sya sudah bermanfaat bagi orang lain, terutama orang-orang terdekat yang sering berinteraksi dengan sya.. Jauuh banget dari bermanfaat sepertinya.. hiks.. 

3. Memahami bahasa arab sebagai sarana untuk memahami Islam. Nah, ini dia belajar bahasa arab baru sebatas keinginan, namun belum terealisasikan.. PR besar buat diri sendiri.. 

4. Kepribadian, kualitas tinggi kemampuan di berbagai bidang yang ditunjukkan oleh  Muhammad Al Fatih adalah hasil tempaan sistem pendidikan Islam nan berkualitas. Kualitas pendidikan seorang anak sangat bergantung dari kualitas orang tua terutama ibu, sebagai madrasatul ula.. Nah, memperbaiki kualitas diri menjadi sebuah keharusan untuk mampu melahirkan generasi terbaik sebagi penerus estafet menjemput bisyarah yang lainnya.


Bacalah, maka sahabat akan menemukan inspirasi pembangun jiwa. ;)

"See beyond the eyes can see".










6 komentar:

  1. Wah, bukunya ust. Felix Siauw ya? Pengen baca deh. Udah ada di Gramedia gitu belum ya?

    BalasHapus
  2. Pengen baca juga deh...
    Kayaknya harus diimbangi nih antara baca novel sama nutrisi keimanan. *tsaaah..benerin jilbab*

    BalasHapus
  3. berkunjung saja.. :)

    assalamulaikum wr wb.. :)

    BalasHapus
  4. semuanya maaf baru baless..
    @bluecuriosa maaf mba aq belum tahu, klo di bogor di gramed blm ada, adanya di TB al Amin.. iya bukunya ust. Felix Siauw.. ada buku barunya tentang habits keren deh;)..

    @Indah Kurniawaty : huaaa.. seneeeeng.. mb Indah selebbogl datang berkunjung;)...ayukkk bacaa yukk... setujuh banget ma komennya..

    @affanibnu : wa'alaikumsalam wr. wb.. silahkan;)

    BalasHapus
  5. ini buku nyeritain perang salib juga nggak mba? pengen tau banget tentang perang salib

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyinggung iya, tapi gak banyak dek.. ayoo bacaa, bukunya keuuuereeen bangeet deh.. Catatan sejarah yang layak dipercaya..;D..

      Hapus

Terima Kasih untuk jejaknya.. ^___^