Kamis, 22 Januari 2015

Kusuka Gayamu

Assalamu'alaikum wr wb.. 

Kamis optimis :) 
Sedikit mendung menghiasi kota mochi. Bagaimana kotamu teman? 


Lewat sewindu merasakan dinamika kantor, beragam rasa dan cerita. Biasanya terungkap di blog sebelah, tapi kali ini biarlah mengisi ruang Khansa. Bukan tentang kerjaan juga, lebih ke kepribadian unik dan mengesankan yang melekat di hati. Eaa.. Menemui berbagai karakter dan sifat individu menjadi sebuah kepastian, baik sesama pegawai maupun customer. Beberapa daerah, dua pulau dan dan tetap 1 bahasa. Hehe Belum berhasil memfasihkan bahasa setempat. 

Kota mochi, tahun ketiga membersamaimu setiap senin-jumat. Perjalanan bak rollercoster di akhir weekday pada awalnya cukup membuat pening kepala, sekarang mah tak dirasa XD. Januari tahun lalu, tepatnya kita berjumpa. Lima belas tahun, itu selisih usia kita. Dimulailah persahabatan dan persaudaraan kita, baru berjumpa tapi seakan telah menganal lama. Obrolan mengalir dengan lancar walaupun berjumpa tepat didepan pagar kosan. Sudah malam saat itu. Aah ibu, dirimu punya banyak arti bagiku. Memberi pelangi di abu-abunya kantor. 
 "Apapun kondisinya, Allah menempa kita untuk jadi lebih baik. Jadi saya selalu berusaha melihat sisi positif yang bisa diambil dalam tiap kejadian". 

Begitu katamu bu, dan itu bukan lipservice semata. Terwujud nyata dalam perbuatanmu Ibu. Perpaduan yang begitu pas ya, optimisme, keceriaan dan empati yang tinggi. Yaaa empati, hal yang langka dewasa ini. Perhatian tulus, kepekaan rasa Ibu memilikinya, 'hasil tempaan hidup' itu katamu Bu. Kinerja? jangan ditanya waktu membuktikan pengabdianmu. Tapii ibu adalah Ibu, keluarga adalah yang utama. Terimakasih Bunda, semoga persahabatan ini tak lekang oleh waktu. ^^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih untuk jejaknya.. ^___^